10 Cara Meningkatkan Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja

By | Oktober 9, 2019
5
(1)

Fachri Aja, 10 Cara Meningkatkan Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja | Apakah Anda tahu tentang cara meningkatkan loyalitas karyawan ?, Jika Anda belum tahu beruntung sekali Anda bisa menyimak artikel ini. Karena pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang cara meningkatkan loyalitas karyawan dalam organisasi. Anda merasa bingung kenapa karyawan Anda stuck atau malah produktifitasnya menurun sehingga Anda harus mencari tahu cara mendevelop karyawan. Maka dari itu, yuk mari kita simak bersama beberapa penjelasan mengenai cara meningkatkan loyalitas karyawan secara jelas dan lengkap dibawah ini.

Cara Meningkatkan Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja Dalam Organisasi

10 Cara Meningkatkan Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja

10 Cara Meningkatkan Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja

Motivasi itu seperti bahan bakar bagi kendaraan. Jika tidak ada bahan bakar, kendaraan tidak dapat beroperasi dengan baik. Sama halnya dengan motivasi karyawan di sebuah perusahaan, mereka butuh motivasi untuk dapat bersemangat dalam mengerjakan pekerjaannya.

Tugas kita sebagai pemilik bisnis, tidak selesai hanya sebatas mencari karyawan. Kita pun berperan aktif untuk menggerakkan mereka. Lambat atau gesit pergerakan tim. Tentunya tidak lepas dari tanggung jawab seorang pemimpin.

Kita harus selalu berusaha memotivasi karyawan. Tentunya dengan tujuan untuk meningkatkan profit perusahaan. Oleh karena itu, ayo semangat menjadi pemimpin yang super.

1. Anggota organisasi bisa menjadi harta karun

Hasil dari banyak kepala, tentunya lebih baik dari hanya satu kepala. Berikan kesempatan kepada karyawan untuk menyampaikan ide dan pendapatnya. Setiap orang ingin didengarkan, tak terkecuali karyawan Anda. Berikan waktu Anda untuk mendengarkan ide-ide baru maupun kritikan dari karyawan.

Hal ini membuat Anda menjadi seorang atasan yang berwibawa dan bijaksana. Hargailah setiap pendapat atau ide yang diajukan oleh karyawan.

2. Mereka juga manusia

Salah satu kebutuhan manusia adalah komunikasi dan interaksi yang baik. Ciptakanlah hubungan seperti itu antara Anda dan karyawan. Sikap peduli Anda akan membuat karyawan merasa segan karena mereka diperhatikan oleh Anda.

Anda harus selalu menularkan pengaruh positif dan koneksi emosional yang positif. Jika Anda marah-marah atau depresi, emosi ini akan berpengaruh kepada karyawan Anda baik langsung ataupun tidak.

3. Menumbuhkan harapan

Tentunya, kita mau bisnisnya bertumbuh besar. Artinya, ketika bisnis kita menjadi besar, kebutuhan akan sistem organisasi perusahaan juga akan bertambah. Berikan harapan kepada karyawan, bahwa suatu saat nanti mereka akan naik jabatan. Ketika membutuhkan tambahan anggota tim, kita rekrut untuk bagian bawah.

Karyawan yang lama kita upgrade skillnya sehingga dia bisa menempati posisi yang lebih tinggi. Hal ini bisa menumbuhkan jiwa pembelajar dalam diri mereka. Namun jika mereka tidak bisa atau tidak mau menambah kemampuan diri, maka karier mereka hanya akan jalan di tempat.

Berikan kesempatan belajar kepada karyawan dengan cara membiayai mereka untuk ikut suatu pelatihan. Namun, sebelum Anda menunjuk siapa yang berangkat untuk ikut pelatihan, Anda harus mengetahui dulu minat dan bakat mereka. Jangan sampai Anda menunjuk orang yang tidak tepat.

4. Menilai semua orang itu penting

Sebagai manusia, ada kebutuhan terhadap rasa ingin dianggap penting. Karyawan ingin mendapat pengakuaan bahwa mereka berkontribusi terhadap pencapaian visi, misi, dan nilai perusahaan.

Buatlah karyawan merasakan bahwa tujuan perusahaan adalah tujuan mereka. Apapun bagian kerja yang mereka lakukan, itu sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup perusahaan. Tidak ada pekerjaan yang tidak penting, semua penting!

5. Beri penghargaan dan pengakuan

Dengan jumlah karyawan yang masih sedikit, kita masih sangat mudah melihat secara detil pertumbuhan soft skill ataupun hard skill yang mereka capai. Soft Skill merupakan bakat yang dimiliki seseorang sejak lahir. Bakat itu sendiri bisa dikategorikan, seperti; hobby yang mengantarkan bakat menjadi sesuatu hal yang luar biasa.

Hard skill merupakan kemampuan akademik, seperti; penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan suatu bidang ilmu tertentu.

Sekecil apapun hal positif atau peningkatan keterampilan yang telah diupayakan oleh karyawan, Anda harus mengapresiasinya. Pemberian apresiasi ini sangat penting untuk meningkatkan motivasi kerja mereka.

Setelah kita menuntut karyawan untuk meningkatkan keterampilannya, lakukanlah evaluasi dan penghargaan dari tiap hasil yang mereka capai.

10 Cara Meningkatkan Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja

10 Cara Meningkatkan Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja

6. Menjaga dan kontrol secara berkala

Bagaimanapun, seorang karyawan akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya disaat bos nya hadir. Maka, secara berkala hadir dalam keseharian kerja mereka. Perhatikan tiap detail pekerjaan mereka. Lakukan ini secara acak ke semua karyawan.

7. Menumbuhkan kepercayaan

Tentu awalnya kita tidak mengenal secara personal terhadap karyawan. Jadi, dari kedua belah pihak harus bisa saling menumbuhkan kepercayaan. Karena kepercayaan adalah modal untuk hubungan kerja yang lebih baik. Bangun kepercayaan dengan mengutamakan kejujuran.

Jaga rahasia karyawan. Jangan umbar gosip kepada karyawan lain. Kecuali yang berkenaan dengan evaluasi pekerjaan yang perlu Anda diskusi dengan karyawan lain.

8. Lingkungan pekerjaan menyenangkan

Delapan (8) jam sehari, 5 (lima) hari dalam seminggu, menjadi rutinitas yang pada suatu saat karyawan akan merasa jenuh. Kita sebagai pemilik bisnis perlu memperhatikan lingkungan kerja. Buatlah tempat kerja yang nyaman dan menyenangkan. Secara berkala, mungkin perlu adanya perubahan posisi tempat duduk atau menambah dekorasi ruangan.

Tumbuhkan budaya positif, optimis, kebersamaan dan jujur. Andalah yang harus menjadi tauladan bagi karyawan atas hal-hal baik. Jika Anda memiliki karakter positif dan selalu melihat bahwa segala sesuatu ada jalan keluarnya, akan sangat mudah menciptakan suasana kerja yang positif dan menyenangkan untuk meningkatkan motivasi karyawan Anda.

9. Motivasi mereka untuk bertumbuh

Setiap orang itu unik. Pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikan pengarahan kepada mereka untuk tidak terlalu merendahkan diri sendiri atas kekurangan yang dimiliki. Bimbing mereka untuk bisa memiliki JIWA PEMBELAJAR. Bukan fokus pada kekurangan/kelemahan, tetapi fokus kepada impian.

Mereka mau untuk mengubah nasibnya saat ini. Tidak hanya pasrah pada keadaan. Tunjukkan bahwa dengan belajar, mereka bisa menjadi individu yang lebih baik dan tentunya nanti akan bisa memiliki kehidupan yang semakin baik. Dorong mereka untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka.

10. Berlibur bersama

Seperti halnya kebersamaan di dalam suatu keluarga, quality time juga perlu diupayakan untuk anggota tim. Sempatkan untuk sesekali makan kudapan di pagi hari atau sore hari bersama karyawan. Jangan bahas mengenai pekerjaan. Cukup percakapan ringan dan pusatkan perhatian Anda kepada mereka.

Coba aturlah waktu untuk melakukan kegiatan seperti family gathering atau berlibur bersama. Masukkan biayanya dalam kategori pengembangan bisnis. Ingat, jangan membahas soal pekerjaan saat Anda dan karyawan sedang menikmati kegiatan tersebut.

Baca Juga: Cara Membuat Job Description Yang Baik dan Benar

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan, tentang 10 Cara Meningkatkan Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja, dimana Anda telah mengetahui tips agar karyawan betah bekerja sehingga produktivitas karyawan bisa jauh lebih meningkat. Terima kasih telah mengunjungi fachriaja.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel bisnis berikutnya.

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *