3 Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD Yang Baik dan Benar

By | Juli 4, 2019

Fachri Aja, 3 Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD Yang Baik dan Benar | Apakah Anda tahu tentang cara negoisasi gaji dengan HRD?, Jika Anda belum tahu beruntung sekali Anda bisa menyimak artikel ini. Karena pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang cara negoisasi gaji dengan HRD yang baik dan benar. Saat melakukan interview kerja pasti ada momen nego gaji dengan manager hrd. Maka dari itu, yuk mari kita simak bersama beberapa penjelasan mengenai cara negoisasi gaji dengan HRD secara jelas dan lengkap dibawah ini.

Pengalaman 3 Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD Terbaru Agar Diterima Kerja

Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD

Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD

Tentu Anda menetahui cara negosiasi gaji untuk fresh graduate. Agar Anda memperoleh gaji yang lebih besar saat bekerja disebuah perusahaan, namun kebanyakan dari kita kurang pintar menjual diri saat melakukan wawancara kerja.

Alhasil negosiasi gaji gagal dan gaji cenderung stuck dan tidak naik-naik selama bertahun-tahun. Maka dari itu Anda harus tahu bagaimana caranya melakukan negosiasi gaji  dengan baik dan benar. Berikut ini adalah beberapa tips negosiasi gaji supaya kita bisa mendapatkan upah/kompensasi yang lebih baik saat melamar kerja:

1. Perusahaan melakukan screening phone call

Yang harus Anda lakukan adalah bertanya dengan sopan mengenai kisaran gaji untuk posisi tersebut. Namun,apabila si pewawancara tidak memberikan informasi untuk hal tersebut, Anda sebaiknya merespon dengan mengatakan,

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan mengenai standar gaji untuk industri ini, mencakup gaji pokok, lembur, training, dan fasilitas yang ada, asuransi kesehatan, biaya perjalanan, jenjang karir,bonus, komisi, dan jenis profit sharing lainnya, gaji yang saya inginkan berkisar Rp xxx,- sampai dengan Rp yyy,- ( berikan kisaran yang luas). Saya bersedia datang untuk wawancara pada hari X jam X. Apakah Bapak/ ibu bersedia mempertimbangkan?

2. Jika HRD mengajukan contoh pertanyaan mengenai gaji pada saat awal wawancara, Anda punya 3 pilihan :

  • Berusaha menunda negoisasi dengan mengatakan

“Saya melamar untuk posisi ini karena sangat tertarik akan bidang ini dan perusahaan Anda. Tetapi saya rasa saya baru bisa membahas masalah gaji dengan Anda setelah kita berdua “yakin” bahwa saya memang memenuhi kualifikasi untuk posisi ini.”

  • Memberikan respon yang tidak spesifik dengan mengatakan,

“ Selama saya dibayar sesuai stAndar perusahaan Anda dan tanggung jawab yang harus saya penuhi untuk posisi ini, saya rasa tidak ada masalah.”

  • Membalikkan pertanyaan kepada HRD

Jika HRD melontarkan pertanyaan di awal wawancara ,” Jika Anda diterima bekerja di sini, berapa gaji yang Anda inginkan? Maka Anda bisa menjawab seperti ini,

Saya sangat tertarik untuk berkerja di sini, menjadi bagian dari perusahaan ini. Tetapi sebelumnya saya ingin mengetahui, untuk kualifikasi kandidat dengan latar pendidikan dan keahlian seperti saya, berapakah standar gaji di perusahaan ini ?

3. Contoh percakapan negoisasi gaji di pertengahan wawancara

Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD

Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD

  • Perusahaan menawarkan gaji dalam kisaran yang sesuai/ bisa Anda terima

Pihak HRD mengatakan,

“ Gaji untuk posisi ini berkisar dari Rp xxx,- sampai dengan Rp yyy,- Apakah Anda bersedia menerima tawaran ini ?

Yang harus Anda katakan,

“ Saya sangat menghargai tawaran ini. Saya sangat tertarik untuk mengaplikasikan yang telah saya pelajari selama kuliah di perusahaan ini. Jumlah yang Anda sebutkan tadi adalah yang seperti saya harapkan untuk gaji pokok,ditambah dengan beberapa aspek lainnya seperti asuransi, uang lembur, dan fasilitas lainnya.

  • b. Anda hanya berminat pada batas atas dari gaji yang di tawarkan oleh HRD

Yang harus Anda katakan,

“Terimakasih atas tawaran Anda untuk bergabung dengan perusahaan ini. Saya yakin berbagai keahlian yang saya miliki merupakan benefit bagi perusahaan ini. Berdasarkan apa yang saya ketahui mengenai standar gaji dan penawaran dari perusahaan lain,saya harus mengatakan bahwa saya hanya bisa mengatakan ya untuk kisaran atas dari jumlah yang Bapak/ Ibu sebutkan tadi.”

  • Jika Anda tidak berminat dari gaji yang ditawarkan oleh user.

Yang harus Anda katakan,

“Terimakasih atas tawaran Bapak/ Ibu untuk bergabung dengan perusahaan ini. Saya sangat tertarik untuk mengaplikasikan yang telah saya pelajari selama kuliah di perusahaan ini. Namun ada beberapa perusahaan lain yang juga memberikan tawaran kepada saya, untuk posisi yang sama dan gaji yang lebih tinggi. Tentu saja, uang bukan faktor penentu utama, saya juga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti training, jenjang karir,dan sebagainya.”

  • HRD tidak menyebutkan jumlah kisaran gaji

Yang harus Anda katakan,

” Dari apa yang saya ketahui, berdasarkan standar industri, gaji pokok untuk posisi ini adalah sebesar Rp xxx. Dan berdasarkan pendidikan dan keahlian yang saya miliki, saya mengharapkan gaji pada middle range, katakan lah Rp yyy. Baagimana menurut Bapak/ Ibu ?

  • Jika HRD memberikan penawaran di akhir wawancara

Ini berarti HRD sangat tertarik untuk merekrut Anda. Yang harus Anda katakan,

“Saya siap untuk menerima penawaran terbaik dari perusahaan ini.”

dan apabila gaji ditawarkan oleh HRD sesuai seperti apa yang Anda inginkan, katakan,

“Hal terpenting bagi saya adalah kesempatan untuk bergabung di perusahaan ini, dan saya yakin gaji yang ditawarkan sangat kompetitif.”

Baca Juga: 3 Cara Nego Gaji Fresh Graduate S1 atau D3

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan, tentang 3 Cara Negosiasi Gaji Dengan HRD Yang Baik dan Benar, dimana Anda bisa mengeluarkan jurus diatas saat sudah tahap nego gaji. Terima kasih telah mengunjungi fachriaja.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel CV berikutnya.

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *