Ceramah Tentang Bulan Ramadhan Penuh Berkah Terbaru

By | Mei 5, 2019

Fachri Aja, Ceramah Tentang Bulan Ramadhan Penuh Berkah | Pada Artikel yang Anda baca kali ini dengan judul ceramah tentang bulan ramadhan penuh berkah, kami telah mempersiapkan artikel tentang ceramah tentang bulan ramadhan penuh berkah singkat dengan baik untuk Anda baca dan ambil informasi didalamnya. Pengertian puasa Bulan suci Ramadhan merupakan bulan kesembilan pada penanggalan Hijriah. Bulan Ramadhan juga menjadi bulan yang paling dirindukan oleh umat muslim dan banyak yang menyebutnya sebagai bulan seribu bulan. Mudah-mudahan isi postingan ceramah tentang bulan ramadhan penuh berkah yang kami tulis ini dapat Anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Keistimewaan Bulan Ramadhan

Ceramah Tentang Bulan Ramadhan Penuh Berkah

Ceramah Tentang Bulan Ramadhan Penuh Berkah

Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan, bulan dimana Allah SWT akan meliputi kalian. Maka dia pun akan menurunkan cintanya dan berkenan menghapuskan dosa serta mengabulkan semua doa. Kau akan melihat kesungguhan kalian di bulan Ramadhan ini dan akan membanggakan dihadapan malaikat.

Karenanya perlihatkanlah kepada Allah segenap kebaikan yang ada pada diri Anda. Sesungguhnya orang yang celaka dan sengsara adalah orang yang diharamkan baginya rahmat Allah pada bulan ini. Tiada terasa Ramadhan kembali menyapa. Bulan Agung yang penuh berkah itu tak pernah jemu datang berkunjung.

Penghulu segenap bulan yang sarat dengan cinta itu tak pernah menebar kasih. Bulan utama pemutih noda itu tak pernah lelah mengalirkan Maghfirah. Dalam bulan dengan berjuta pahala itu pintu pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu oleh sang Maha Pencipta.

Karenanya Rasulullah SAW dan para sahabat senantiasa menanti-nanti kedatangannya. Generasi terbaik itu selalu menjalankan untaian doa menyambut Ramadhan.

“Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah usia kami hingga bulan Ramadhan.”

Komunitas termulia itu dua bulan penuh menyesuaikan alur hidup diri dan keluarganya dengan alur Ramadhan. Nuansa Ramadhan sudah ada dalam kehidupan keluarga mereka semenjak 2 bulan sebelum Ramadhan. Mereka mengerti benar bahwa berjuta cinta, nikmat dan ampunan Allah SWT melimpah ruah di bulan Ramadhan.

Karenanya manusia manusia mulia itu tak pernah membiarkan detik-detik Ramadhan mereka hampa dari cintanya. Mereka tak pernah membiarkan waktu Ramadhan berlalu tanpa ampunan-nya. Ramadan menjadi Puncak kesholehan mereka kepada Allah SWT dan menjadi Puncak kebaikan mereka kepada sesama.

Menumbuhkan Cinta Dalam Bulan Ramadan

Detik-detik ramadhan adalah titik-titik cinta. Saat kita mampu melewatinya dengan mendekat mesra kepadanya, akan mengalir kedalam Sukma kita cinta dari zat pemilik cinta. Cinta seperti itulah yang akan membuat kita tak pernah letih menebar kasih kepada sesama.

Cinta seperti itulah yang membuat kita menempati ruang istimewa dalam hati sesama. Cinta seperti itulah yang dianugerahkan Allah SWT kepada kekasihnya, Rasulullah SAW, Bagaimana yang disampaikan Aisyah. Rasulullah SAW adalah manusia yang paling dermawan. Beliau semakin Dermawan saat bulan Ramadhan.

Segenap aktivitas ibadah Ramadhan hakekatnya adalah untuk mencintai dan dicintai Allah SWT. Zat yang menjadi sumber cinta. Cinta itu ada dalam hati manusia dan Allah SWT adalah satu-satunya pemilik kunci Hati Seluruh manusia. Sehingga kalau kita ingin memenangkan Cinta Dalam Hati pasangan kita.

Maka kita harus terlebih dahulu mesra dengan zat yang menjadi sumber cinta. Itulah Itulah sebabnya Mengapa mengakhirkan waktu makan sahur bersama keluarga disunnahkan. Karena ada cintanya di sana. Demikian pula mengapa kita diperbolehkan madu cinta dengan pasangan jika di malam-malam Ramadhan.

Pernah ada barakah nya di sana. Sebab itu pula mengapa Istiqomah di 10 hari terakhir Ramadhan disunnahkan. Karena ada mahfiroh nya disana. Karena itu aktivitas sahur, buka puasa, sholat, tadarus Al-Qur’an, berzakat, tarawih, i’tikaf, dan umroh saat bulan Ramadan adalah aktivitas cinta.

Kita melakukannya karena cinta kepadanya. Karena itu ia akan meniupkan ruh cintanya ke dalam jiwa kita. Tiupan ruh cinta itulah yang kemudian membuat kita menjadi lebih mampu untuk mencintai dan dicintai belahan jiwa dan buah hati kita masing-masing.

Semoga karenanya zat yang Maha Pencipta berkenan mengumpulkan kita dengan keluarga kita masing-masing untuk kemudian berjumpa dengannya di dalam surga Firdaus. amin

Baca Juga: Ceramah Singkat Beserta Dalilnya Terbaru

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan, tentang Ceramah Tentang Bulan Ramadhan Penuh Berkah Terbaru, dimana Anda telah mengetahui jika kita termasuk pada orang orang bertakwa Anda sangat berbahagia apabila bulan Ramadhan telah tiba. Terima kasih telah mengunjungi fachriaja.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel Agama berikutnya.

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *