5 Hikmah Puasa Membentuk Kepribadian Akhlak Mulia Dalam Keseharian

By | Mei 20, 2019

Fachri Aja, Hikmah Puasa Membentuk Kepribadian Akhlak Mulia Dalam Keseharian | Apakah Anda tahu tentang hikmah puasa membentuk kepribadian?, Jika Anda belum tahu beruntung sekali Anda bisa menyimak artikel ini. Karena pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang menunjukkan hikmah puasa membentuk kepribadian. Lakukan puasa dengan bersungguh sungguh agar terhindar dari orang berpuasa hanya mendapatkan lapar saja sehingga kita akan menjadi insan yang bertakwa dan berkarakter. Maka dari itu, yuk mari kita simak bersama beberapa penjelasan mengenai hikmah puasa membentuk kepribadian secara jelas dan lengkap dibawah ini.

Berikut ini Merupakan Hikmah Puasa Membentuk Kepribadian dan Meningkatkan Spiritual

5 Hikmah Puasa Membentuk Kepribadian Akhlak Mulia Dalam Keseharian

mengapa allah mewajibkan puasa

Pada hakikatnya puasa Ramadhan dapat melatih umat Islam berjihad melawan hawa nafsu, menyucikan diri dari perbuatan keji dan mungkar dan menghiasi diri dengan etika mulia serta meningkatkan semangat kecintaan untuk senantiasa beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ibadah puasa memiliki keistimewaan tersendiri jikalau dibandingkan dengan ibadah yang lain, menjaga kesucian iman dan takwa terhadap Allah untuk mendapatkan kebahagiaan dan kebermanfaatan hidup di dunia dan di akhirat kelak.

Hikmah Puasa Ramadhan yang Utama Adalah Membentuk Manusia Bertakwa Terhadap Allah

Puasa ialah suatu ibadah amaliah dan badaniah yang mempunyai banyak keistimewaan dan dampak yang sungguh-sungguh besar dalam kehidupan umat Islam sejagat. Hikmah puasa Ramadhon pada hakikatnya dapat membentuk mukmin yang menempuh tingkat ketakwaan yang sesungguhnya kepada Allah SWT.

Firman Allah SWT

“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana sudah diharuskan atas orang-orang sebelum kau agar kau bertakwa. ” (Al-Baqarah: 183)

Puasa yang bertujuan meningkatkan pembentukan insan dan takwa seseorang, akan menumbuhkan ketahanan baik secara rohani ataupun jasmaniah. Pun puasa bisa menguji kecakapan diri dan jiwa kita bagi menghadapi bermacam kesusahan atau cobaan hidup manusia.

Pengaruh puasa yang bisa melatih manusia menempuh takwa berarti dapat menyiapkan diri untuk mendapatkan karunia Allah menuju kedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat.

Dapat Mengukuhkan Islam

Kesempurnaan, ketinggian dan keagungan Islam tercermin melalui ibadah puasa di samping ibadah fardhu yang lain seperti sholat, zakat dan haji. Puasa juga merupakan salah satu dari rukun Islam yang wajib dijalankan oleh tiap-tiap umat Islam.

Oleh karena itu, salah satu hikmah puasa Ramadhan yakni mengukuhkan Islam itu sendiri pada diri orang Islam. Oleh sebab kesempurnaan seseorang Islam yaitu berdasarkan juga terhadap ketaatan mengerjakan ibadah puasa selama sebulan dalam tiap-tiap tahun pada bulan Ramadhan.

Dengan demikian seseorang yang memiliki akhlak mulia dan taat kepada instruksi Allah dengan melakukan ibadah puasa sepanjang bulan Ramadhan bisa mengukuhkan keislamannya dengan diiringi ibadah shalat, zakat dan haji.

Rasulullah SAW. bersabda:

“Didirikan Islam itu atas lima sendi: mengakui bahwa tiada Bendung melainkan Allah dan Muhammad itu pesuruh Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan haji ke Baitullah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah SWT memerintahkan umat manusia berpuasa cuma di kalangan orang yang beriman. Dengan keimanan yang mantap hasil dari proses ibadah puasa akan dapat membentuk seseorang bertata krama dan berpribadi mulia serta senantiasa menjaga diri dari mengerjakan perkara-perkara yang dilarang oleh syariat.

Turunnya Al-Qur’an Yang Menjadi Pertanda Kepada Manusia

Bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Al-Qur’an yang menjadi pertanda dan pedoman hidup bagi umat manusia. Al-Quran juga adalah sebagai pembeda antara antara perkara yang bagus dan yang bathil.

Firman Allah SWT.:

“Bulan Ramadhon adalah bulan yang di dalamnya diwariskan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan serta sebagai pembeda antara yang hak dan bathil. ” (Al-Baqarah: 185)

Bulan Ramadhan sudah dipilih oleh Allah untuk berlakunya perang Badar. Dalam peperangan itu bermulanya keruntuhan Jahiliah dan tertegaklah Islam via kalimah Allah. Memperingati turunnya Al-Qur’an dalam bulan Ramadhan sama dengan memperingati turunnya wahyu pertama.

Berikutnya mengenai hikmah puasa Ramadhan merupakan dalam bulan Ramadhon juga Rasulullah SAW bersama umat Islam bisa menaklukkan kota Mekkah dari kaum Musyrikin sehingga bisa dapat membantu umat islam membiasakan akhlak mulia dalam keseharian.

Menghapuskan Semua Dosa Yang Lalu

5 Hikmah Puasa Membentuk Kepribadian Akhlak Mulia Dalam Keseharian

hikmah puasa ramadhan

Makna spiritual puasa bisa mendidik rohani dan fisik sehingga dapat membersihkan hati dan jiwa ketimbang semua perkara yang tidak bagus dan sia-sia. Di samping itu juga bisa membersihkan hati dan jiwa karena puasa yang dikerjakan karena iman dan menginginkan ridha Allah SWT, niscaya diampuni Allah semua dosa yang lalu.

Rasulullah SAW. bersabda:

“Siapa yang puasa pada bulan Ramadhon sebab keimanan dan mengharapkan ridha Allah akan diampuni seluruh dosanya yang lalu.” . (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan)

Bulan Ramadhan ialah bulan latihan dan kesadaran manusia kepada seluruh kesalahan dan dosa-dosa yang lalu supaya diterima seluruh doa dan taubatnya oleh Allah SWT

Firman Allah SWT

“Dia yang mendapatkan taubat dari hamba-hamba-Nya dan mengampuni kezaliman mereka dan mengenal apa-apa yang kau lakukan.” (Asy-Syura: 25)

Kesadaran inilah yang berlandaskan ketakwaan manusia sehingga kapabel meninggalkan segala larangan Allah dan Rasul-Nya untuk menempuh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Suatu keuntungan yang besar bagi orang yang berpuasa ikhlas semata-mata karena Allah dengan menjaga dan memelihara diri dari segala dosa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat Ramadhon ke Ramadhan berikutnya meniadakan kekeliruan-kekeliruan yang terjadi di antara masing-masing kalau kesalahan besar dijauhi.” (HR. Muslim)

Jadi, tujuan dan fungsi puasa Ramadhan yaitu dapat menjadi kaffarah bagi muslimin dan muslimat untuk menghapuskan seluruh kesalahan selagi tidak mengerjakan dosa besar.

Dibukakan Pintu Surga, Ditutup Pintu Neraka dan Setan Dibelenggu

Selama bulan Ramadhan, Allah SWT dengan kemurahan-Nya memberi jaminan yang penuh keistimewaan kepada umat Islam yakni dibukanya pintu-pintu surga sebagai ganjaran dan balasan sedap. Itulah hikmah puasa Ramadhan yang dapat jadi penyemangat kita dalam beribadah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sungguh telah datang kepadamu satu bulan yang penuh berkat dimana Allah mengharuskan kau berpuasa. Pada bulan itu dibuka pintu surga dan ditutup pintu neraka dan dibelenggu setan, dimana ada satu malam yang nilai amal pada malam itu lebih bagus dari seribu bulan. Karenanya barangsiapa yang tak sukses memperoleh kebaikannya, maka tak dapat lagi dia mendapat kebaikan selama-lamanya.” (HR. Ahmad, Nasa’i dan Baihaqi)

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda:

“Pada bulan itu ditutup pintu-pintu neraka, dibuka pintu-pintu surga dan dibelenggu setan-setan. Sabdanya lagi, dan seorang malaikat akan berseru: ‘Hai pencinta kebaikan, bergembiralah. Hai pencinta kejahatan, tunggulah sampai Ramadhon berakhir. (HR. Ahmad dan Nasa’i)

Pada bulan Ramadhan Alah SWT sudah membuka semua pintu surga sebagai rahmat dan ganjaran yang amat besar bagi umat Islam yang berlapang dada berpuasa. Allah SWT juga menutup segala pintu neraka sebagai jaminan dijauhkan atau tak dikenakan siksa neraka bagi orang puasa sebab menginginkan ridha Allah.

Begitu juga dengan setan, Allah sudah membelenggu mereka daripada menghasut dan menghalang umat Islam dari melakukan puasa. Semuanya merupakan untuk menambah keyakinan dan memantapkan keimanan serta
melahirkan ketakwaan kepada Allah melewati hikmah puasa Ramadhan yang penuh berkah.

Baca Juga: Puasa Membentuk Manusia Taqwa Dalam Pembentukan Insan Berkarakter

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan, tentang Hikmah Puasa Membentuk Kepribadian Akhlak Mulia Dalam Keseharian, dimana semoga memberikan motivasi kepada kita untuk mencapai manisnya iman dan melaksanakan ibadah puasa karena akan mendapat berbagai hikmah, keutamaan dan ganjaran yang besar di sisi Allah SWT sebagaimana yang yang telah dijanjikan. Terima kasih telah mengunjungi fachriaja.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel Agama berikutnya.

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *