Materi Kultum Singkat Untuk Remaja Padat Jelas

By | Mei 8, 2019

Fachri Aja, Materi Kultum Singkat Untuk Remaja Padat Jelas | Tanpa basa-basi lagi, panduan kali ini seputar materi kultum singkat untuk remaja. Dalam artikel yang kami bagikan pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan beberapa poin tentang materi kultum singkat untuk remaja terbaik. Masa remaja adalah masa transisi diri periode anak ke dewasa. Apabila kita perhatikan dan kita ikuti pertumbuhan anak sejak lahir sampai besar, akan didapatilah bahwa anak itu tumbuh secara berangsur-angsur bersamaan dengan bertambahnya umur. Oleh karena itu, Anda bisa memulai membaca artikel mengenai materi kultum singkat untuk remaja secara lengkap dibawah ini.

Materi Kultum Singkat Untuk Remaja Anak SMA Yang Menarik

Materi Kultum Singkat Untuk Remaja Padat Jelas

kultum tentang pemuda masa kini

Boleh jadi kita sekarang mulai melalaikan orang tua kita. Dapat saja saat ini mereka tengah memeras peluh banting tulang mencari uang agar studi kita berhasil. Sementara kita sendiri mulai malas belajar dan tak pernah menyesal saat menerima nilai yang pas-pasan. Malah, dalam sholat lima waktunya atau tahajudnya mereka tidak pernah lupa menyisipkan doa bagi kebaikan kita anak-si kecilnya.

Tetapi, berapa kalikah dalam sehari semalam kita mendoakannya?. Shalat saja kita sering kali terlambat dan tidak khusyuk. Ada seorang perwira tinggi yang berhasil dalam karirnya, ternyata memiliki jawaban yang “simpel” dikala ditanya seseorang, “Waktu kecil apakah Bapak pernah bercita-cita berharap jadi seorang jenderal?”.

Pertanyaan itu dijawabnya dengan tegas; “Aku tak pernah bercita-cita seperti itu, jikalau bahkan ada yang aku dambakan dikala itu, malahan sampai sekarang, saya cuma berkeinginan membahagiakan kedua orang tua aku!” Betapa dengan harapan yang sepintas tampak sederhana, ia memiliki daya yang luar biasa, sehingga sanggup mencapai tingkatan demi tahapan pendidikan dengan prestasi gemilang.

Malahan saat mulai masuk dinas ketentaraannya, dia mampu meraih jenjang demi level dengan gemilang pula, sampai sampai pada pangkat yang disandangnya sekarang. Subhanallah. Karena itu, kita jangan sampai mengabaikan amalan yang betul-betul disukai Allah ini.

Ceramah singkat tentang ibu yang bikin nangis

Materi Kultum Singkat Untuk Remaja Padat Jelas

kultum keutamaan berbakti kepada orang tua

Rasulullah SAW menempatkan ibu “tiga tingkat” di atas bapak dalam hal bakti kita pada keduanya. Betapa tidak, seandainya saja kita menghitung penderitaan dan perjuangan mereka untuk kita, sungguh tidak akan terhitung dan tertanggungkan. Seorang ulama mengatakan, “Walau kulit kita dikupas sampai telepas dari tubuh tak akan pernah bisa menandingi perjuangan mereka terhadap kita”.

Berbulan-bulan kita bebani perut ibu, sampai ketika ia miring dan bergerak jadi susah, sebab rasa sakit membendung bobot kita di dalam perutnya. Berjalan berat, duduk pun tidak enak, namun ia tidak pernah kecewa. Sebaliknya, dia senantiasa tersenyum.

Itu malah dikala melahirkan, ibu kita benar-benar dalam keadaan hidup mati. Darah berhamburan, peluh bercucuran. Sakit tiada terperi. Tapi, dia lapang dada! Manakala memandang kita si jabang bayi, hilanglah seluruh penderitaan.

Senyum malahan tersungging, walau tubuh lunglai tatkala mendengar tangisan kita, yang kelak banyak menyusahkannya. Ingatkah kita saat masih bayi? Kepalanya kita kencingi. Badannya kita beraki. Sedang tidur malah kita bangunkan. Kita suruh dia mencuci popok hampir setiap waktu.

Materi Kultum Singkat Untuk Remaja Padat Jelas

kultum anak berbakti pada orang tua

Ceramah berbakti kepada ayah dan ibu

Tiba waktu sekolah, orang tua kita patut peras peluh banting tulang, pun ingin bertebal muka, ngutang ke sana ke sini. Semuanya dilaksanakan agar si kecil-anaknya dapat sekolah, bisa berpakaian seragam yang layak. “Rutinitas” itu berlangsung bertahun-tahun, mulai dari SD, SMP, SMA, sampai kita kuliah.

Malahan, setelah menikah malahan konsisten saja kita menyusahkan dan membebani mereka dengan aneka keadaan sulit. Benar-benar tak tahu malu, kita menengadahkan tangan pada kedua orang tua sekian tahun lamanya. Segala teladan di atas harus menyebabkan kita bisa mengevaluasi diri.

Apa yang dapat kita lakukan untuk keduanya selama ini?. Alangkah sering kita mengiris-iris hatinya. Mulai dari tingkah-laku kita yang jauh dari kesopanan, ucapan yang kadang kala menyakitkan, hingga perlakuan kita yang sering kali merendahkan.

Yang lebih kurang ajar lagi, kita kerap kali memperlakukan mereka sebagai asisten. Bahkan ada di antara kita yang malu memiliki orang tua yang lugu dan sederhana. Tentu kita terlahir ke dunia tak untuk berlaku rendah seperti itu. Allah dan Rasul-Nya tidak akan pernah ridha mengamati kelakuan tersebut.

Dari sinilah kita wajib berusaha menjaga relasi baik dengan mereka, karena di sana terbuka pintu surga. Ridha orang tua adalah ridha Allah SWT. Betapapun ada satu dua perlakukan orang tua kita yang kurang berkenan di hati, tetapi ingatlah bahwa darah dagingnya mengalir dan melekat di diri kita? Makanan yang sehari-hari kita makan malahan yaitu buah dari tetesan keringatnya.

Betapa lebih baik sekiranya kita bersabar dan teruslah panjatkan doa. Karena itu, jangan tunda waktu untuk membahagiakan mereka. Mohonkanlah maafnya atas seluruh kesalahan dan kelalaian kita selama ini. Sebab siapa tahu Allah akan seketika menakdirkan perpisahan antara kita dengan mereka untuk selama-lamanya.

Kalau keduanya sudah berada di dalam kubur, bagaimana kita dapat mengecup tangannya. Kita tak dapat memperkenalkan bakti apa saja apabila mereka telah terbujur kaku. Jangan tidak mau untuk menjaga, membela, membahagiakan, memuliakan, menghormati, dan bertindak yang terbaik kepada keduanya.

Jangan lupa untuk selalu mendoakan keduanya supaya menerima khusnul khatimah. Mudah-mudahan perjuangan kita yang tulus dalam memuliakan keduanya membuat Allah ridha, sehingga Dia berkenan mengangkat derajat mereka berdua dan kita malah menjadi hamba yang berada dalam naungan cahaya ridha-Nya.

Baca Juga: Pelajari Kultum Singkat Yang Menyentuh Hati Terbaik

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan, tentang Materi Kultum Singkat Untuk Remaja Padat Jelas, dimana Anda telah membaca kultum tentang remaja jaman now yang saat ini menjadi perhatian orang tua karena perubahan jaman. Disarankan kita sebagai sesama muslim atau menjadi pribadi yang lebih tua saling mengingatkan dan memberi ceramah tentang generasi milenial. Banyak kita jumpai pula ceramah tentang pergaulan anak muda agar anak muda di Indonesia selalu bisa berprestasi dan membanggakan bangsa dan keluarga. Terima kasih telah mengunjungi fachriaja.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel agama berikutnya.

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *