5+ Contoh Pertanyaan Behavioral Interview Harus Anda Ketahui

By | Agustus 15, 2019

Fachri Aja, 5+ Contoh Pertanyaan Behavioral Interview Harus Anda Ketahui | Apakah Anda tahu tentang pertanyaan behavioral interview?, Jika Anda belum tahu beruntung sekali Anda bisa menyimak artikel ini. Karena pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang contoh pertanyaan behavioral interview. Beberapa pertanyaan sikap kerja berikut bisa jadi sebagai referensi untuk Anda. Maka dari itu, yuk mari kita simak bersama beberapa penjelasan mengenai pertanyaan behavioral interview secara jelas dan lengkap dibawah ini.

Contoh Pertanyaan Behavioral Interview atau Tentang Sikap Yang Harus Anda Ketahui

5+ Contoh Pertanyaan Behavioral Interview Harus Anda Ketahui

5+ Contoh Pertanyaan Behavioral Interview Harus Anda Ketahui

Dalam sebuah wawancara kerja perilaku, perusahaan telah memutuskan apa keahlian yang dibutuhkan dan akan mengajukan pertanyaan untuk mengetahui apakah kandidat memiliki keterampilan tersebut. Pertanyaan behavioral interview akan lebih fokus daripada pertanyaan wawancara tradisional.

Anda harus merespon dengan contoh-contoh khusus tentang bagaimana Anda menangani situasi di tempat kerja. Review contoh pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan selama behavioral interview. Dalam wawancara behavioral ini teknik yang paling sering dipergunakan adalah yang disebut S-T-A-R atau S-A-R atau P-A-R.

A. Situation/Problem/Task

Calon karyawan diminta untuk menggambarkan situasi yang terjadi atau tugas- tugas yang harus dilaksanakannya pada masa lalu. Pelamar harus menggambarkan situasi atau tugas tersebut secara spesifik, rinci dan mudah dipahami oleh pewawancara. Situasi atau tugas yang digambarkan dapat berasal dari pekerjaan sebelumnya, pengalaman semasa sekolah, pengalaman tertentu, atau berbagai kejadian yang relevan dengan pertanyaan si pewawancara.

B. Action

Calon karyawan diminta untuk menggambarkan tindakan-tindakan yang diambil dalam menghadapi situasi / masalah / tugas di atas. Dalam hal ini pelamar harus bisa memfokuskan pada permasalahan. Meskipun mungkin permasalahan yang ada ditangani oleh beberapa orang atau team.

Pelamar harus memberikan penjelasan tentang apa saja peranannya dalam team tersebut – jangan mengatakan apa yang telah dilakukan oleh team tetapi apa yang telah dilakukan calon karyawan sebagai bagian dari team.

C. Results

Pelamar diminta menjelaskan hasil-hasil apa saja yang dicapai. Apa saja hambatan yang terjadi jika hasil tidak tercapai. Apa yang terjadi kemudian setelah permasalahan tersebut selesai dikerjakan. Lalu apa pelajaran yang dapat dipetik oleh calon karyawan dari kejadian tersebut.

Dalam wawancara yang menggunakan teknik wawancara kerja behavioral, maka pertanyaan-pertanyaan berikut seringkali ditambahkan dengan pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

  1. Ceritakan pada saya/kami kapan anda mengalami suatu situasi yang sangat tidak menyenangkan dan bagaimana anda berhasil keluar dari situasi tersebut.
  2. Ceritakan pada saya/kami bagaimana anda meyakinkan klien anda ketika anda melakukan presentasi.
  3. Coba anda ceritakan bagaimana anda mengatasi situasi dimana anda harus melakukan banyak tugas dan anda harus membuat prioritas tugas mana yang harus didahulukan.
  4. Bisakah anda ceritakan keputusan apa yang paling sulit anda buat dalam setahun terakhir ini? Mengapa demikian?
  5. Ceritakan mengapa team anda gagal mencapai target pada tahun sebelumnya dan bagaimana anda memotivasi team tersebut sehingga dapat meraih sukses di tahun berikutnya.
  6. Bagaimana cara anda menyelesaikan konflik? Bisa beri contoh?
  7. Bisakah anda ceritakan suatu kejadian dimana anda mencoba untuk menyelesaikan suatu tugas dan ternyata gagal?
  8. Ceritakan apa yang anda lakukan ketika dipaksa membuat suatu aturan yang tidak menyenangkan bagi karyawan tetapi menguntungkan bagi perusahaan. Sebagai suatu proses yang melibatkan interaksi antara kedua belah pihak, dalam wawancara kerja si pelamar juga biasanya diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan.

Oleh karena itu akan sangat baik jika Anda sebagai calon pelamar mempersiapkan beberapa pertanyaan, misalnya:

  • Apa yang diharapkan dari saya jika saya diterima untuk jabatan ini?
  • Menurut pengalaman di sini, apa yang merupakan tantangan terbesar bagi pemegang jabatan ini?
  • Apakah ada pelatihan (internal maupun eksternal) yang dapat membantu saya untuk lebih berperan jika saya diterima bekerja di perusahaan ini?
  • Adakah ada hal-hal khusus di luar uraian jabatan yang harus saya selesaikan dalam waktu tertentu?

Baca Juga: 2 Teknik Wawancara Kerja Yang Harus Anda Ketahui

Penutup

Demikian sekilas yang dapat Fachri Otomotif bagikan, uraian tentang 5+ Contoh Pertanyaan Behavioral Interview Harus Anda Ketahui. (penjelasan singkat). Semoga artikel ini bermanfaat serta dapat membantu para pembaca. Dan sampai jumpa lagi di artikel tips berikutnya. Sekian dan terimakasih telah mengunjungi fachriotomotif.com.

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *