Terungkap Tata Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan

By | Mei 15, 2019

Fachri Aja, Terungkap Tata Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan | Tanpa basa-basi lagi, panduan kali ini seputar tata cara membayar hutang puasa ramadhan. Dalam artikel yang kami bagikan pada kesempatan kali ini. Kami akan menjelaskan beberapa poin tentang tata cara membayar hutang puasa ramadhan dengan puasa qadha. Mengganti atau meng-qadha puasa yang telah ditinggalkan pada bulan Ramadhan berarti membayar hutang puasa yang belum terbayar. Oleh karena itu, Anda bisa memulai membaca artikel mengenai tata cara membayar hutang puasa ramadhan  secara lengkap dibawah ini.

Tata Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan Dengan Puasa Qadha

Terungkap Tata Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan

 Puasa Qadha 

Waktu Membayar Hutang Puasa Ramadhan Dari Aisyah radhiyallahu‘anha berkata:

“Dahulu aku memiliki tanggungan/hutang puasa Ramadhan, dan tidaklah aku bisa mengqadha’nya (karena ada halangan sehingga tertunda) kecuali setelah sampai bulan Sya’ban.” (H.R. Al-Bukhari)

 

Hadist diatas dihasilkan rujukan oleh para ulama bahwa batas waktu mengganti puasa ramadhan dapat dilakukan mulai dari syawal sampai sya’ban. Yang berarti 11 bulan selain ramadhon. Tapi demikian, terdapat hari-hari tertentu yang diharamkan seseorang untuk berpuasa, yaitu hari jum’at (selain dia sedang puasa daud), hari tasyrik (11,12,13 Dzulhijjah), hari raya idul adha, dan hari raya idul fitri.

Sedangkan waktu untuk hutang puasa yang belum terbayar puasa cukup lama (11 bulan) namun dianjurkan bagi umat muslim untuk sesegera mungkin membayarnya sekiranya tidak ada udzur. Sebab kita juga tidak tahu seperapa lama usia kita, maka itu sebaiknya jangan menunda-nunda membayar hutang puasa.

Ulasan komplit di bawah ini kami buat dalam bentuk penjelasan per sub judul agar mempermudah pembaca menemukan solusi mengenai mengganti puasa ini. Dan untuk melengkapi tiap-tiap penjelasannya akan disertakan dalil, bagus berupa ayat al-Qur’an, hadis Nabi saw. yang sahih.

Anggapan dari Jumhur Ulama dan buku dari ulama kontemporer yang membahas ini dan problem baru yang terjadi dewasa ini. Tetapi ilmu tersebut kami temukan dalam acuan dan pendapat namun, apabila ada kesalahan dari kami semoga Anda dalam membaca artikel ini berupaya memberi tahu dengan argumen yang didasarkan pada ilmu.

Tata cara puasa qadha

Secara bahasa kata Qada’ atau Qadha berarti ‘menjalankan atau memenuhi’ entah itu keharusan atau amalan sunnah. Dan adapun pengertian berdasarkan istilah ialah sebuah ibadah yang dijalankan diluar dari waktu yang telah diatur menurut hukum syar’i karena adanya uzur.

Contohnya saja pada puasa yang kita bahas kali ini yang mana pengerjaannya dikerjakan diluar bulan Ramadhan. Dikarenakan adanya halangan untuk melakukannnya tepat waktu. Melainkan berbeda dengan pendapat para spesialis lainnya.

Dalam hal ini spesialis bahasa Arab, mengungkapkan bahwa kata Qadha’ yang banyak diartikan mengganti puasa ramadhan oleh banyak orang lebih pas diartikan sebagai adaa’ atau adaaan’ adalah menunaikan suatu ibadah berdasarkan waktunya sebagaimana disyariatkan dalam agama Islam.

Namun pada kenyataannya makna yang pertama jauh lebih banyak diaplikasikan orang dan pun para penulis yang membentuk buku agama juga berpendapat sama. Yang jelas pembahasan kita di sini fokus pada cara prosesnya dan bukan hanya pada tataran bahasanya saja.

Puasa qadha hari apa saja ?

Puasa sebetulnya sama dengan menjalani cara diet kencang dan natural. Namun, mengenai ini mari kita simak sebuah hadis yang disampaikan oleh Rasulullah saw. sebagaimana diperkenalkan oleh Ibnu Umar berikut ini:

قَضَاءُ رَمَضَانَ إنْ شَاءَ فَرَّقَ وَإنْ شَاءَ تَابَعَ

“Meng-Qadha’ (puasa) Ramadhan itu, jika seseorang berkehendak, maka ia boleh melaksanakannya secara terpisah. Dan jika ia berkehendak, maka ia boleh menunaikannya secara berurutan. ” (HR. Daruquthni)

Baca Juga: Menganalisis Keutamaan Puasa Ramadhan Menurut Hadits

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan, tentang Terungkap Tata Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan, dimana Jadi jelas sekali bahwa dalam membayar utang puasa seseorang bisa memilih antara melakukannya secara berurutan atau secara terpisah, dalam artian progresnya dilaksanakan tidak berturut-turut setiap hari. Terima kasih telah mengunjungi fachriaja.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel Agama berikutnya.

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *