10 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Untuk UKM

By | Desember 8, 2019
5
(1)

Fachri Aja, 10 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Untuk UKM | Apakah Anda tahu tentang cara meningkatkan omset penjualan ?, Jika Anda belum tahu beruntung sekali Anda bisa menyimak artikel ini. Karena pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang cara meningkatkan omset penjualan online maupun offline. Di dalam artikel ini kami sajikan beberapa action plan untuk meningkatkan omset dengan melakukan penjualan secara bulk. Maka dari itu, yuk mari kita simak bersama beberapa penjelasan mengenai cara meningkatkan omset penjualan secara jelas dan lengkap dibawah ini.

Cara Jitu Meningkatkan Omset Penjualan Dengan Jual Untung Banyak

10 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Untuk UKM

10 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Untuk UKM

Di dalam usaha Anda diperlukanlah sebuah cara yang mencakup kurun waktu tertentu baik dalam hitungan bulan maupun hitungan tahun. Strategi yang membedakan Anda yang mendahului atau memimpin di pasar antara Anda dan pesaing Anda. Oleh karena itu, penting sekali menyusun cara dengan kemungkinan keberhasilan  paling besar dalam meningkatkan omset penjualan

Apa bedanya menjual banyak dengan memperbanyak penjualan?. Jadi, bulk order dengan increasing sales itu berbeda. Kalau sales bulk order itu memang sekali jual banyak terus alias grosiran. Kalau increasing sale yaitu dengan repeat order, cross selling, cutting price, dan lain lain. Berikut ini kami akan bagikan cara dalam menjual banyak sehingga perusahaan Anda bisa sales growth sesuai target tiap tahunnya.

1. Keagenan

Inilah cara paling mudah dan sering ditemui dalam dunia bisnis. Cukup dengan modal persyaratan sekian maka orang lain akan bisa menjadi agen dari bisnis Anda. Ingat, bisnis gerobakan bukankah franchise melainkan bisnis opportunity atau keagenan. Ciri keagenan biasanya beli putus dalam jumlah banyak di awal.

Selanjutnya harus repeat order, hal tersebut adalah cara tercepat mendulang uang. Kelemahannya adalah kalau orang sudah tidak menarik lagi potensi bisnis Anda karena sudah terlalu banyaknya keagenan serupa. Dalam bisnis online pun juga sama.

Jika Anda mempunyai modal 3 juta Anda sudah bisa membuat orang lain menjalankan bisnisnya dengan sistem dan marketing kit yang didukung dari anda sebagai distributor atau supplier. Pastinya harga jauh lebih murah jika menjadi agen. Di sinilah peluangnya untuk para calon agen Anda. Dalam peluang ada kata uang.

2. Supplier

Ini bisa berupa cara offline ke online atau online ke offline. Yang jelas jika posisi Anda adalah produsen atau distributor Anda harus mencari lagi orang yang punya kapasitas sebagai supplier lanjutan. Bisa dibilang iya distributor tangan kedua atau seterusnya.

Ini sangat besar nominal transaksinya. Jadi, tugas Anda mencari orang yang mampu berurusan dengan nilai transaksi besar. Tentukan nilai besar bukan berarti tidak bisa diakali bisa lewat bayar tempo atau konsinyasi. Yang jelas Anda harus mencari orang yang memiliki porsi besar dan terpercaya. Biasanya ini adalah importir ke distributor.

3. Daily deals

Disdus adalah salah satu contoh perusahaan ritel yang menawarkan diskon atau voucher belanja di restoran, salon kecantikan, produk rumah tangga, dan beragam produk lainnya. Apakah toko Anda pernah mendapat kesempatan menyuplai barang ke mereka?.

Intinya barang akan dikirim ke gudang mereka setelah penawaran di website mereka berhenti. Dengan sistem diskon dan pembelian dalam waktu terbatas orang-orang akan berebut membeli. Setelah ketahuan jumlah pembelinya berapa mereka akan menghubungi Anda untuk memproses pesanan.

Namun, sekarang pertanyaannya bagaimana agar bisa dihubungi oleh perusahaan semacam ini?. Yang jelas kalau Anda tidak dikenal Anda yang harus menyebut bola ke mereka. Jelaskan bahwa Anda berkapasitas, memiliki banyak stok barang yang hendak ditawarkan, sanggup mengirim ke gudang mereka, dan yang pastinya harga sangat bersaing. Masalah foto produk biasanya mereka yang telah kembali menjadi sangat bagus.

4. Bundling

Ini adalah jual sistem paketan. Dengan cara ini barang akan lebih cepat habis terjual. Kunci di jurus ini adalah Anda harus tekan harga suatu produk dan tinggikan harga di lainnya jadi seperti subsidi silang. Kalau Anda mau jual rugi Sebenarnya ya bisa juga.

Beberapa orang juga pernah mengeluarkan jurus ini saat ingin mencuci gudang barang-barang yang sudah mau expired. Maka itu benar-benar bisa dijual dengan harga modal. Dengan harga lainnya memberikan suci dalam keuntungannya. Paling juga sangat manjur saat momen-momen tertentu seperti misalnya big sale, cuci gudang, launch produk atau buku, promo, diskon khusus.

5. Bentuk pasukan

10 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Untuk UKM

10 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Untuk UKM

Kalau zaman dahulu orang merebut suatu wilayah dengan mengerahkan pasukan. Maka zaman sekarang bisnis menguasai jalur distribusi dengan cara membentuk pasukan. Cara ini sejak 4 tahun sudah dijalankan berapa orang dengan sistem yang lebih soft dan kurang tajam yaitu agen dan dropshipper istilahnya.

Sebagian pebisnis pada 2 tahun terakhir ini menyadari persaingan kian berat maka harus ada suatu benda lebih untuk para reseller. Maka disebutlah pasukan agar mereka bisa bertarung dalam sengitnya persaingan. Jadi, saran kami untuk Anda berikan mereka training, marketing kit, bentuk karakternya, bina mentalnya, dan di support semangatnnya setiap hari.

Cobalah niscaya Anda akan meningkat pesat tapi ingat kunci di sini adalah pada pemiliknya yaitu Anda sendiri. Ratusan kambing dipimpin seekor singa maka pada kambing akan mengaum. Tetapi apabila singa dipimpin ratusan kambing maka parsing akan mengembik.

6. Perusahaan berotoritas

Nah, ini adalah jurus yang tidak bisa dilakukan sembarang orang. Anda haruslah memiliki koneksi ke orang yang berotoritas. Maksudnya berotoritas itu seperti orang Pemda, anggota DPRD, kalangan dokter, jaringan apotik dan sejenisnya yang membuat Anda bisa sekali menjual langsung merangkul banyak keuntungan. Intinya posisi mereka mirip-mirip juga dengan rumus banyak x banyak x nasional.

7. Jual terbatas

Jual terbatas di sini maksudnya adalah waktunya bukan jumlahnya. Tentukan waktu yang membuat orang akan berduyun-duyun menghampiri penawaran Anda. Kuncinya di sini adalah produk yang dijual tidak akan dijual lagi setelahnya dan diskon sangat amat sensasional.

8. Sistem PO

Ini adalah kebalikannya dari jual terbatas hanya saja di sistem pre order barangnya belum ada. Kalau jual terbatas setelah barang habis tidak juga lagi maka menunggu pesanan banyak baru barang diproduksi untuk dipesan. Cara seperti ini bisa berjalan mulus bisa juga tidak.

Kuncinya Anda harus memastikan Anda adalah magnet yang maksudnya yaitu unik, dibutuhkan, dan berkapasitas. Satu lagi kelemahan yang terlihat di cara ini adalah Anda seperti orang yang tidak punya modal. Mau tidak mau Anda kalau membuka PO harus memastikan orang yang memesan telah membayar terlebih dahulu.

9. Distributor

Di era sekarang persaingan sudah di level produsen. Banyak orang naik level berkat berputarnya roda bisnis di Indonesia. Orang yang tadinya reseller beralih menjadi agen. Yang tadinya agen naik tingkat menjadi distributor. Distributor sudah berpengalaman maka ia pun ingin menjajal produksi sendiri.

Hal ini sudah lumrah tentu Anda juga harus siap seperti itu. Tidak harus menjadi penjual barang atau memproduksi sendiri. Start up seperti perusahaan dari dusdus adalah bukan produsen tetapi ia mendapatkan banyak revenue dari memegang banyak distributor.

Tim mereka terdiri atas ratusan distributor yang siap menjalin kerjasama dengan para UKM atau restoran atau berbagai macam jenis usaha yang menawarkan diskon menarik. Intinya dengan menekan distributor Anda akan menaikkan banyak calon bayar dengan memegang kunci ini tentunya anda berpulang mendapat uang lebih banyak.

10. Produsen

Pada posisi terakhir yakni hulu dalam sebuah bisnis. Tidak harus semua menjadi produsen kalau tidak punya modal dan tidak memiliki pengetahuan tentang produksi bisa akan berbahaya. Tidak semua juga produsen lebih makmur dari distributornya.

Alasannya karena distributor memiliki produk-produk lainnya sedangkan produksi enaknya punya dan menjual barang-barang miliknya sendiri. Begitulah masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tapi yang jelas kalau Anda sudah merasakan berbagai macam level.

Mulai dari reseller atau bahkan pasukan ketika Anda naik menjadi urusan Anda sudah pengalaman tentang jalur distribusi, fast moving product dan metode penjualan yang cocok untuk Anda. Jadi, menjual dalam jumlah banyak bukanlah hal sulit bagi Anda sekarang. Menjadi produsen tidaklah harus punya pabrik sendiri tapi bisa makloon ke pihak terkait. Sekarang model bisnis seperti ini sangatlah banyak.

Baca Juga: Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Dari Reseller

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan, tentang 10 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Untuk UKM, dimana Anda telah mengetahui cara meningkatkan omset penjualan online maupun offline. Terima kasih telah mengunjungi fachriaja.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel Bisnis berikutnya.

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *