Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Dari Reseller

By | September 24, 2019

Fachri Aja, Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Dari Reseller | Apakah Anda tahu tentang cara jitu meningkatkan penjualan?, Jika Anda belum tahu beruntung sekali Anda bisa menyimak artikel ini. Karena pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang cara jitu meningkatkan penjualan online. Apabila Anda mempunyai mitra untuk membantu meningkatkan penjualan. Jadi, agar omset dalam bisnis Anda semakin naik cara meningkatkan penjualan distributor, agen, dan reseller juga harus pula ditingkatkan. Maka dari itu, yuk mari kita simak bersama beberapa penjelasan mengenai cara jitu meningkatkan penjualan secara jelas dan lengkap dibawah ini.

Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Dari Distributor, Reseller, atau Agen

Cara Jitu Meningkatkan Penjualan

Cara Jitu Meningkatkan Penjualan

Konsep penjualan yang saya terapkan kebanyakn bisnis online adalah sistem Mitra. Apa itu?.

Dalam artikel ini kami menjelaskan beberapa produsen yang hanya fokus menjual retail. Maka dari itu produsen yang mencari sebanyak-banyaknya mitra yang mau menjadi bagian dari tim penjualan.

Distributor, Agen dan Reseller. Yang artinya, penjualan produsen tergantung kepada seberapa besar penjualan mitra. Nah yang menjadi tantangannya adalah bagaimana membuat ,itra aktif berjualan dan menghasilkan orderan yang banyak. Berikut strategi yang bisa Anda lakukan :

1. Produk berkualitas

Jika kita mau konsumen loyal, beli lagi, lagi dan lagi, kunci utama adalah pada kualitas produk. Pastinya hal ini disesuaikan dengan segmentasi pasar yang mau Anda ambil. Dengan kualitas produk yang bagus, Mitra pun lebih percaya diri dan bangga dalam menjual produknya.

Ketika konsumen menerima barang, terus kecewa dengan barang yang kita jual, maka kita tidak akan bisa menciptakan pelanggan. Yang ada, kita hanya bisa mencari terus konsumen baru. Dan ini sunggu melelahkan dan memakan biaya yang besar.

Lebih mudah menjual produk ke pelanggan, dibandingkan mencari konsumen baru. Karena jika pelanggan sudah jatuh cinta dengan produk kita, maka ada kemungkinan pelanggan membeli lagi, lagi dan lagi.

Sekarang tugas Anda untuk menentukan Segmentasi Pasar atau biasa disebut Target Market.

  • Usia
  • Gender
  • Tingkat Ekonomi
  • Tingkat Pendidikan
  • Karakteristik Psikologis Pelanggan
  • Domisili
  • Agama
  • Hobi
  • Kegiatan
  • dan lain sebagainya

Semakin detail Anda membuat data Target Market, semakin mudah Anda mengetahui apa keinginan dan kebutuhan mereka. Sekarang waktunya Anda mencari tahu kualitas produk seperti apa yang diharapkan oleh mereka. Standar harga yang mereka mampu dan mau beli.

  • Harga
  • Kualitas Bahan
  • Jenis Bahan
  • Kualitas Jahitan
  • Kemasan
  • Jenis Aksesoris
  • dan lain sebagainya

2. Garansi 100% uang kembali

Cara Jitu Meningkatkan Penjualan

Cara Jitu Meningkatkan Penjualan

Agar bisnis kita halal dan berkah, kita juga harus meperhatikan unsur keridhoan semua pihak. Tidak ada yang merasa dizalimi. Tidak ada yang merasa dirugikan. Ada beberapa hal yang bisa menjadi alasan kekecewaan konsumen :

warna produk tidak sesuai dengan foto

Terkadang hal ini disebabkan oleh faktor pencahayaan saat proses pemotretan produk. Biasanya ketika proses editing. Tim sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membuatnya sangat mirip. Namun konsumen tentunya menggunakan gadget yang berbeda saat melihat foto produknya.

Jadi tetap akan ada faktor perbedaan warnanya. Bisa jadi lebih gelap, lebih terang, lebih kemerahan/kehijauan/kebiruan. Hal ini disebabkan settingan warna di hp/laptop masing-masing konsumen. Jadi, tidak bisa warna itu 100% sama dengan barang aslinya.

kualitas bahan

Bisa menjadi mengecewakan bagi konsumen, jika dia tidak merasa cocok dengan kualitas bahan yang kita pakai. Ataupun jika bahan ada yang cacat seperti sobek, bolong, noda, luntur dan lain sebagainya.

ukuran tidak sesuai

Bisa jadi ini disebabkan oleh kesalahan tim packing saat membungkus paket. Misalnya, Ordernya minta ukuran L tetapi yang dikirim ukuran M. Bisa juga karena standar ukuran M di kita lebih kecil dibanding ukuran M yang biasa dia pakai.

kualitas jahitan tidak bagus

Ketika kualitas jahitan yang tidak bagus, bisa menjadi alasan konsumen untuk komplen. Baru dicuci sekali sudah sobek, kancing lepas, retsleting copot, karet putus dan lain sebagainya. Adapun bagi beberapa konsumen yang apik, jika terdapat jahitan sedikit tidak lurus saja, bisa menjadi permasalahan besar baginya.

jumlah barang yang dikirim tidak sesuai

Barang yang datang kepada konsumen tidak sesuai dengan data pesanan. Hal ini bisa disebabkan oleh keteledoran tim kita saat proses packing. Bahkan bisa jadi barangnya hilang di kurir. Saya sudah pernah mengalami paket disobek, barang diambil, lalu di lem kembali. Entah mungkin itu adalah oknum dari pihak kurir, atau bisa juga karena hal lainnya.

paket tidak diterima konsumen

Di antara penyebabnya adalah :

  1. Tim packing salah menempel alamat yang menyebabkan paket tersasar ke konsumen lain.
  2. Konsumen kurang detail memberikan alamat, sehingga kurir sulit menemukan rumahnya.
  3. Karena konsumen tidak ada, paket dititipkan kurir ke orang rumah (pembantu, Bapak, Ibu dan lain sebagainya) namun mereka lupa memberi tahu pemilik paket.
  4. Rumah kosong, kurir menitipkan paket ke tetangga, satpam atau Pak RT/RW. Karena tidak ada komunikasi ataupun yang dititipinya lupa, maka konsumen belum menerima paketnya.
  5. Hilang di kurir, bisa jadi ini karena keteledoran pihak kurir. Salah penempatan saat pembagian alamat dan lain sebagainya.

Bagaimanapun, selama barang belum sampai ke tangan konsumen, kita sebagai penjual yang baik hati, harus membantu proses pelacakan. Kita menyarankan kepada konsumen untuk cek di point C dan D. Jika sudah ditelusuri dan memang tidak ada, kita bantu cek ke pihak kurir.

Jika hingga akhirnya barang hilang ataupun status tidak jelas, kami biasanya mengirim kembali barang penggantinya. Paling penting konsumen tidak marah. Karena jika konsumen kecewa, dia akan memposting ke sosial media dan mencemarkan nama baik kita. Ini yang harus kita hindari.

Berkorbanlah sedikit, daripada nama baik kita tercoreng. Namun, kita tetap terus menelusuri dan minta pertanggung jawaban pihak kurir. Karena ini prosesnya tidak sebentar, sedangkan kesabaran konsumen hanya sebentar, maka kita fokus dulu urus konsumennya. Jangan menunggu urusan kurir selesai.

Mengenai garansi 100% uang kembali ini, kantor pusatlah yang menanggung. Karena Mitra hanya bertugas menjualkan. Dari penjabaran di atas, hal tersebut bisa diatur oleh Supplier atau Produsen supaya menciptakan produk dengan sistem yang tidak menyebabkan kekecewaan konsumen.

Baca Juga: Ide Kreatif 5 Cara Meningkatkan Laba Penjualan

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan, tentang Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Dari Reseller, dimana Anda bisa membina membangun reseller Anda agar bisa juga melejitkan penjualan dengan beberapa tips yang teah kami sajikan diatas. Terima kasih telah mengunjungi fachriaja.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel bisnis berikutnya.

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *