10 Keuntungan dan Kerugian Reksadana bagi Investor

By | Februari 23, 2020

Fachri Aja – 10 Keuntungan dan Kerugian Reksadana bagi Investor | Anda merupakan salah satu investor reksadana? Jika iya artikel ini akan membantu Anda untuk mengetahui apa saja keuntungan dan kerugian reksadana secara lebih lengkap dan sejelas mungkin agar Anda bisa lebih percaya diri dalam melakukan investasi.

Meski sudah cukup lama ada dan tahu Keuntungan Investasi Reksadana, Apakah Anda tau bawa negara Indonesia adalah negara yang termasuk masih kecil dalam kepemilikan reksadana. Jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Yang artinya banyak sekali orang yang masih belum pernah mencoba melakukan investasi. Sebenarnya saya juga kurang tahu persis apa penyebab nya. Tapi, menurut saya mungkin saja masih banyak oang yang takut-takut dengan investasi.

Apa Saja Keuntungan dan Kerugian Reksadana yang Wajib Anda Tahu

10 Keuntungan dan Kerugian Reksadana bagi Anda

10 Keuntungan dan Kerugian Reksadana bagi Anda

Nah, Sebelum Anda memulai melakukan investasi pastinya Anda akan mengumpulkan banyak informasi mengenai investasi. Salah satunya adalah dengan membaca artikel ini. Dan selanjutnya adalah melakukan implementasi langsung. Salah satu dari Anda juga pasti ingin mengetahui bagaimana cara agar terhindar dari investasi bodong.

Banyaknya investasi bodong memang sangat berpengaruh besar terhadap orang-orang awam yang sama sekali belum pernah mencoba investasi. Dan akhirnya kembali ke instrumen konvensional yakni tabungan atau deposito untuk menyimpan aset berharga mereka. Karena dianggap memiliki resiko rendah dan daripada harus mengalami kerugian saat melakukan investasi. Tapi Anda juga perlu tahu 10 Keuntungan dan Kerugian Investasi Reksadana bagi Anda :

1. Keuntungan tinggi

Keuntungan tinggi dari investasi reksadana. Dalam investasi reksadana Anda dapat memperoleh keuntungan sampai dengan 20% per tahun secara rata-rata. Salah satunya adalah reksadana saham. Biasanya keuntungan Anda akan semakin besar seiring dengan lama nya waktu Anda melakukan investasi.

Nah, Tingginya keuntungan ini memberikan Anda kesempatan untuk menggunakan jenis investasi reksadana saham ini sebagai instrumen mempersiapkan dana pendidikan dan dana pensiun yang memiliki rentang waktu jangka panjang.

2. Diversifikasi resiko

Diversifikasi resiko adalah cara bagaimana reksadana menawarkan Anda untuk meminimalisir terjadinya terjadinya resiko. Reksadana biasanya akan menyebarkan dana Anda ke berbagai instrumen sehingga jika terjadi resiko tidak semuanya dana Anda anjlok bersamaan.

Hal ini pastinya tidak dimiliki oleh jenis investasi lain. Karena dalam reksadana Anda dibantu oleh seorang manajer investasi dan sekecil apapun saham Anda. Dana Anda dapat diolah ke berbagai sektor saham sehingga menghindari resiko tinggi dalam kerugian

3. Dikelola manager profesional

Dikelola oleh manajer profesional akan sangat membantu Anda dalam berinvestasi. Terutama jika Anda memiliki keterbatasan pengetahuan dan tidak memiliki waktu yang cukup unutk mempelajari analisa dalam investasi. Anda bisa dengan mudah menyerahkan tugas tersebut kepada profesional.

Dan Anda sebagai investor dapat melihat kinerja dari manajer investasi yangmengolah dana Anda dengan sangat transparan. Dan bisa juga membandingkan kinerja manajer mana yang paling baik. Ditambah lagi Anda tidak perlu pusing berfikir tentang fee manajer tersebut, karena fee manajer investasi akan ditanggung oleh seluruh investor yang ada.

4. Jumlah minimal investasi rendah

Jumlah minimal investasi rendah juga sangat mempermudah Anda yang baru ingin mencoba investasi. Karena Anda tidak perlu bingung menyiapkan dana sebagai modal investasi. Investasi reksadana bisa Anda mulai dengan minimal modal investasi sebesar 10 ribu rupiah saja.

Hal ini juga dilakukan agar investasi bisa dijangkau oleh smeua lapisan masyarakat. Tapi jika Anda serius dan ingin mendapat keuntungan yang lebih banyak dan terasa. Anda bisa menambah modal investasi Anda secara berkala. Misalnya, Dengan menyisihkan miniman 100 ribu per bulan untuk modal investasi Anda.

5. Jual beli secara online

Jual beli secara online juga bisa Anda lakukan melalui platform yang sudah terseda. Biasanya platform dapat Anda akses berupa website atau aplikasi. Selain mempermudah Anda melakukan transaksi platform seperti ini juga membuat biaya transaksi Anda menjadi lebih muag dan mudah dalam melakukan monitoring.

Lalu apa saja kerugian investasi reksadana?

1. Kerugian investasi

Kerugian investasi pastinya juga selalu ada. Demikian juga dengan reksadana. Reksadana tidak akan pernah menawarkan transaksi yang nilai resikonya nol. Hanya saja Anda bisa memilih apakah ingin memilih resiko rendah, resiko sedang, atau resiko tinggi. Tergantung dengan jenis instrumen yang Anda pilih.

Konsep high risk high return juga berlaku. Semakin tinggi resiko maka semakin tinggi juga kemungkinan keuntungan yang akan didapat. Misalnya nih reksadana saham yang nilainya naik atau turun tergantung dengan fluktuasi harga saham yang ada di bursa efek. Dan tidak ada jaminan jika harga investasi saham akan selalu naik.

2. Biaya investasi

Biaya investasi yang harus Anda bayarkan. Karena dalam setiap transaksi jual beli Anda sebagai investor haruus membayar biaya terkait investasi reksadana. Dimana nantinya biaya ini akan berimbas pada return yang diterima investor karena hasil investasi Anda akan dikurangi untuk membayar biaya.

Biaya-biaya tersebut juga tidak hanya mencakup fee manajer investasi tetapi juga biaya untuk penyimpanan, operasional, dan marketing reksadana. Tapi jika Anda menggunakan platform online pastinya tingkat biaya seperti ini bisa dikurangi secara cukup signifikan.

3. Pencairan terlalu lama

Pencairan dana investasi terlalu lama. Berbeda dengan tabungan yang bisa Anda ambil kapan saja saat Anda membutuhkan nya. Dalam melakukan investasi rsadana pencair dana Anda es sekitar 3 – 4 hari kerja paling cepat terhitung semenjak Anda memutuskan unutk melakukan pencaira dana.

Ditambah lagi karena ini adalah investasi. Maka likuiditas nya tidak sebaik tabungan. Dan hal ini juga termasuk hal yang wajar karena investasi memberikan Anda rturn yang lebih besar. Ada juga kemungkinan kecil dana Anda tidak bisa dicairkan dikarenakan manajer investasi gagal menyediakan dana Anda. Dikarenakan harus melakukan pembelian unit reksadana.

4. Penutupan reksadana

Penutupan reksadana juga sangat merugikan bagi para investor seperti Anda. Penutupan reksadana dilakukan jika jumlah dana yang dikelola oleh otoritas anjlok dan berada di bawah nilai minimum. Tapi kemungkinan terjadinya memang sangat kecil.

5. Wanprestasi manager

Wanprestasi manajer investasi juga merupakan kerugian reksadana Anda. Kemungkinan jika manajer investasi yang merupakan pengeloladan Anda tidak melaksanakan kewajiban nya dengan baik dan berdampak pada return investasi Anda. Oleh karena itu pemilihan manajer investasi menjadi sangat strategis. Anda perlu mencari manajer investasi yang konsisten dilihat dari histori dana kelolaan nya.

Baca Juga : [REKOMENDASI] 5 Langkah Memilih Investasi Anak Kuliah

Penutup

Sekian yang dapat Fachri Aja bagikan hari ini, tentang 10 keuntungan dan kerugian reksadana bagi Investor. Terima kasih Anda telah mengunjungi fachriaja.com, Semoga informasi yang diberikan mengenai investasi ini bermanfaat. Dan sampai jumpa di artikel investasi selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *