Kunci Sukses Untuk Masa Depan Yang Cerah

By | April 27, 2019

Fachri Aja, Kunci Sukses Untuk Masa Depan Yang Cerah | Pada Artikel yang Anda baca kali ini dengan judul kunci sukses untuk masa depan yang cerah, kami telah mempersiapkan artikel tentang mempersiapkan kunci sukses untuk masa depan yang cerah dengan baik untuk Anda baca dan ambil informasi didalamnya. Apakah Anda ingin melakukan proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik? Melakukan perubahan perilaku (behavior change) seperti pola pikir orang sukses dan kaya. Agar Anda tumbuh menjadi pribadi yang sukses nan sejahtera Atau mungkin Anda pengin melakukan proses perubahan agar kinerja perusahaan dan organisasi Anda menjadi lebih kinclong.. Mudah-mudahan isi postingan kunci sukses untuk masa depan yang cerah yang kami tulis ini dapat Anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Kunci Sukses Untuk Masa Depan Dengan Membangun Pribadi

Kunci Sukses Untuk Masa Depan Yang Cerah

Kunci Sukses Untuk Masa Depan Yang Cerah

Melakukan proses “organizational change” yang berhasil?. Tema tentang perubahan baik dalam ranah personal ataupun organisasional telah lama menjadi topik hangat dalam jagat manajemen. Cuma sialnya, banyak inisiatif perubahan (change management) yang gagal dan nyungsep di tengah jalan, dan kemudian kandas.

Mengapa bisa seperti ini?

Dan apa yang mestinya didekap erat manakala kita hendak melakukan proses perubahan yang berhasil baik pada level personal ataupun organizational?. Sejumlah pakar perilaku (behavioral expert) menyebut proses perubahan
acap menjadi tidak efektif lantaran diawali dengan pendekatan weakness based orientation.

Sering juga disebut sebagai problem based orientation. Maksudnya begini inisiatif perubahan diawali dengan premis bahwa ada yang “salah” dalam diri kita atau organisasi kita. Bahwa diri kita atau organisasi kita memiliki banyak kekurangan (weakness) dan problem.

Untuk itulah kemudian kita melakukan serangkaian action untuk “mengobati” kelemahan itu, atau juga untuk mengobati problem yang begitu banyak muncul di perusahaan kita. Pendekatan problem based atau weakness based ini begitu merasuk dalam wacana manajemen selama ini.

Begitulah kita lalu mengenai ilmu problem solving skills, atau competency gap analysis, atau juga beragam metode untuk menganalisa akar masalah (root cause problem analysis). Semua metode ini berangkat dari premis yang tadi itu bahwa ada kekurangan/penyaki atau problem dalam diri kita atau organisasi kita, dan kita harus mengobatinya.

Dan aha, sejumlah studi menunjukkan bahwa pendekatan semacam itu acapkali tidak efektif dalam membawa keunggulan kinerja. Sebabnya sederhana nya pendekatan tersebut dengan mudah mendorong kita untuk terjebak dalam negative mindset and culture.

Kita menghabiskan energi yang begitu banyak dan melelahkan untuk hanya berkutat pada kekurangan, pada kelemahan, pada problem yang seolah-olah tak pernah kunjung selesai. Pendekatan yang beorientasi pada problem dan weakness based itu dengan mudah juga akan membawa kultur pesimisme dan mendiscourage semangat kita atau anggota tim.

Kita atau anggota tim pesimis sebab seolah-olah kita memiliki begitu banyak kelemahan, dan organisasi kita penuh dengan problem/masalah. Dalam situasi ini, kita dengan mudah kehilangan inspirasi dan motivasi. Itulah kenapa kini muncul pendekatan yang secara radikal berbeda dengan pendekatan diatas.

Membangun Masa Depan Cerah

Pendekatan dengan motivasi masa depan cerah baru ini acap disebut sebagai strenghts based orientation. Prinsip dasar dari pendekatan ini adalah kita akan berhasil menuju ke arah yang lebih baik, jika inisiatif perubahan itu bertumpu pada kekuatan yang telah kita miliki saat ini.

Kuncinya adalah focus on your positive strenghts

Jadi alih-alih menghabiskan energi untuk berfokus pada kekurangan atau pada problem organisasi, kita justru harus mencari elemen kekuatan yang telah ada pada diri kita, atau elemen positif yang telah hadir inside our organization. Alih-alih menggunakan bahasa “root cause of problem”.

Kita harus menggunakan frasa “root cause of success” untuk melacak kisah keberhasilan yang pasti sudah pernah ada dalam organisasi kita. Konkritnya alih-alih meratapi kelemahan diri Anda terus menerus, mengapa tidak mengingat apa kira-kira kekuatan (strenghts) yang ada dalam diri Anda.

Mengingat kembali pengalaman positif yang pernah Anda miliki (pasti dong Anda punya kelebihan atau pengalaman positif). Nah, studi menunjukkan bahwa kinerja individual akan jauh melesat jika kemudian “poin-poin positive” yang sudah ada itu terus diakumulasi, diduplikasi dan terus dimekarkan menuju titik yang optimal.

Dalam konteks organisasi, hal itu juga berlaku. Alih-alih sibuk mendiagnosa problem yang ada dalam organissasi/perusahaan, dan kemudian lelah mengobatinya, maka energi kita justru harus diarahkan untuk menggali momen-momen positif atau fitur kekuatan yang telah ada dalam organisasi.

Lalu ciptakan serangkaian tindakan untuk menduplikasi “momen positif” tersebut, dan terus tumbuhkan fitur
kekuatan yang telah ada menuju ke level yang makin maksimal. Secara ekstrem pendekatan ini memiliki kata bijak hal seperti ini.

forget your weakness/problems, and just focus on your strenghts/positive expectations. Find your positive areas and discover your bright spots.

Dan ajaibnya, beragam studi menunjukkan motivasi semacam itu ternyata telah berhasil mengubah banyak individu dan organisasi melesat menjadi lebih sukses.

Baca Juga: Motivasi Seseorang Menjadi Wirausaha

Penutup

Demikian sekilas yang dapat Fachri Aja bagikan, uraian tentang Kunci Sukses Untuk Masa Depan Yang Cerah. Jadi mulai hari ini, jika Anda ingin menjadi pribadi yang lebih sukses, selalu ingatlah kalimat ini always, and always focus on your bright spots. Semoga artikel ini bermanfaat serta dapat membantu para pembaca. Dan sampai jumpa lagi di artikel bisnis berikutnya. Sekian dan terimakasih telah mengunjungi fachriaja.com.

 

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Author: fachriaja

Fachri begitulah sapaan akrab cowok berkacamata yang lahir di Kota Surabaya dengan memiliki nama lengkap Fachri Fajar Rahadiyathama. Terlahir sebagai anak pertama dari pasangan Ibu Ifa dan Ayah Heri pada 22 Maret 1993. Kuliah di Universitas Airlangga dengan jurusan Manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *